Eyang Suro

Eyang Suro
Muhamad Masdan lahir pada 1869 di daerah Gresik (Jawa Timur). Kelak kemudian putra tertua Ki Ngabehi Soeromihardjo ini dikenal dengan dengan nama Ki Ageng Hadji Ngabehi Soerodiwirdjo (Eyang Suro).

Senin, 19 Desember 2011

Konvoi PSH Winongo Dibubarkan Polisi

Madiun (beritajatim.com) - Malam pelaksanaan Suran Agung, ratusan pesilat PSH Tunas Muda Winongo sudah terlebih dulu melakukan konvoi keliling kota. Akibatnya, aksi tersebut terpaksa dibubarkan oleh aparat kepolisian.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Adi Deriyan Jayamarta, mengatakan, malam tadi memang ada puluhan kedaraan roda dua melakukan konvoi keliling kota sambil memainkan gas. Kemudian aksi tersebut langsung dibubarkan oleh aparat kepolisian yang sudah bersiaga di berbagai sudut Kota Madiun.

"Tadi memang ada yang konvoi dan langsung kita bubarkan karena aksi tersebut bisa memancing keributan. Dan mungkin tadi yang dilihat adalah rombongan peserta konvoi yang sedang dalam perjalanan pulang," ujarnya, pada beritajatim.com, Sabtu malam (10/12/2011).

Selain adanya konvoi tersebut, juga sempat terjadi keributan antara peserta konvoi dengan warga di jalan Hayam Wuruk Kota Madiun. Pasalnya warga setempat sempat tersulut emosinya saat peserta konvoi memainkan gas di jalan tersebut.

"Tadi di jalan Hayam Wuruk memang sempat terjadi keributan kecil antara peserta konvoi dengan warga setempat. Namun sudah berhasil kita selesaikan dan jalan menuju lokasi juga sudah kita barikade untuk menghindari aksi serupa," papar Adi.

Adi menambahkan, selain mengusir keluar rombongan konvoi pihaknya juga memasang pengaman ketat di seluruh akses jalan masuk menuju Kota Madiun. Sehingga jika ada rombongan yang masuk akan lansung diusir keluar.

"Rombongan konvoi sudah tidak bisa masuk. Karena seluruh petugas kita sudah bersiaga di seluruh jalan masuk kota. Selain itu setelah jam 23.00 jika ada yang melakukan konvoi akan langsung kita tangkap, tidak seperti yang sebelumnya hanya dibubarkan," tambahnya.

Sementara itu, dari pantauan beritajatim.com, tampak ribuan petugas Kepolisian berjaga di berbagai sudut Kota Madiun. Bahkan untuk setiap gang kecil juga tampak dijaga oleh sedikitnya tiga orang petugas yang salah satunya membawa senjata laras panjang. [rdk/but]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar